Mahasiswa kelas Konseling Populasi Khusus melaksanakan kegiatan kunjungan dan observasi ke Sentra Terpadu Inten Soeweno, Kementerian Sosial Republik Indonesia, yang berlokasi di Cibinong, Bogor, pada 5 Juni 2023. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran kontekstual yang dirancang untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap praktik layanan konseling pada populasi khusus di lembaga rehabilitasi sosial.

Kegiatan kunjungan dan observasi ini diikuti oleh mahasiswa dengan pendampingan dosen pengampu mata kuliah. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep secara teoritis, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung mengenai pelaksanaan layanan konseling dan rehabilitasi sosial bagi kelompok rentan. Hal ini sejalan dengan tujuan pembelajaran mata kuliah Konseling Populasi Khusus yang menekankan pemahaman terhadap karakteristik, kebutuhan, dan pendekatan pendampingan yang tepat bagi klien dengan kondisi khusus.

Sentra Terpadu Inten Soeweno merupakan unit pelayanan rehabilitasi sosial milik Kementerian Sosial Republik Indonesia yang memberikan layanan terpadu bagi penyandang disabilitas fisik, mental, dan intelektual, serta kelompok rentan lainnya. Layanan yang tersedia meliputi rehabilitasi sosial, terapi psikososial, pelatihan vokasional, serta program pemberdayaan sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup penerima manfaat. Dalam kunjungan ini, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai alur pelayanan, metode pendampingan, serta peran tenaga profesional dalam proses rehabilitasi.

Selain melakukan observasi, mahasiswa juga berkesempatan berdiskusi dengan petugas dan pendamping sosial mengenai tantangan serta dinamika layanan konseling bagi populasi khusus. Diskusi tersebut memberikan pemahaman lebih mendalam tentang pentingnya sikap empati, profesionalisme, dan kolaborasi lintas disiplin dalam proses rehabilitasi sosial.

Melalui kegiatan observasi lapangan ini, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai proses asesmen, pendampingan, dan intervensi konseling yang diterapkan di lembaga sosial. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya wawasan dan pengalaman mahasiswa dalam memahami praktik konseling populasi khusus secara komprehensif. Selain itu, kunjungan ini menjadi sarana untuk mengintegrasikan teori perkuliahan dengan praktik nyata, sehingga mahasiswa memiliki kesiapan akademik dan profesional dalam menghadapi dunia kerja di bidang bimbingan dan konseling sosial.