Bogor — Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan pembelajaran kontekstual melalui kegiatan Rekognisi Pembelajaran Mata Kuliah Patologi Sosial dan Psikologi Abnormal.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Prodi BKPI FTIK IUQI Bogor dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor, mengangkat tema “Narkoba dalam Perspektif Psikologi dan Patologi Sosial”, yang dilaksanakan pada Senin, 22 Desember 2025, bertempat di Gedung Rektorat IUQI Bogor.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman komprehensif mengenai bahaya narkoba tidak hanya dari sisi hukum, tetapi juga dari aspek psikologis, sosial, dan dampaknya terhadap kesehatan mental individu serta masyarakat. Materi disampaikan langsung oleh Sutriyaningsih, S.Psi, selaku Penyuluh Narkoba BNN Kabupaten Bogor, yang menekankan pentingnya peran pendidikan dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini.
Sementara itu, Kaprodi BKPI IUQI Bogor, Nuraini, M.Pd, menjelaskan bahwa rekognisi pembelajaran ini menjadi bagian dari strategi Prodi BKPI dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis pengalaman lapangan (experiential learning), khususnya pada mata kuliah yang berkaitan langsung dengan problematika sosial.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dan dipandu oleh Dr. Faisal Rachmat, S.Psi., MA, sebagai moderator. Diskusi berjalan dinamis dengan partisipasi aktif mahasiswa yang antusias menggali isu-isu aktual terkait penyalahgunaan narkoba, kesehatan mental, dan patologi sosial dalam perspektif keilmuan bimbingan dan konseling Islam.
Melalui kegiatan rekognisi pembelajaran ini, mahasiswa BKPI IUQI Bogor tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga wawasan praktis yang relevan dengan tantangan sosial di lapangan. Sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga negara seperti BNN diharapkan mampu memperkuat peran mahasiswa sebagai konselor masa depan yang memiliki kepekaan sosial, integritas moral, serta kemampuan preventif dalam menghadapi persoalan penyalahgunaan narkoba di masyarakat.

Rekognisi Pembelajaran BKPI IUQI Bogor bersama BNN Kabupaten Bogor
Komentar Terbaru