Bogor — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor kembali menggelar kegiatan akademik strategis berupa Workshop Penyusunan Kurikulum OBE FTIK IUQI Bogor untuk Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 28 November 2025 di Ruang B.L2.H Gedung Rektorat IUQI, dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Acara ini menjadi bagian penting dari upaya fakultas dalam meningkatkan mutu pembelajaran yang lebih terukur dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan (CPL).
Workshop Penyusunan Kurikulum OBE FTIK IUQI Bogor ini menghadirkan narasumber utama Singgih Kuswardono, M.A., Ph.D, seorang pakar OBE dan pengembang kurikulum yang telah banyak berkontribusi dalam penyusunan kurikulum di berbagai perguruan tinggi. Kehadiran beliau memberikan penguatan komprehensif mengenai paradigma Outcome Based Education, mulai dari penyelarasan CPL, rekonstruksi mata kuliah, hingga strategi asesmen berbasis luaran.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Dr. Muh Abrar, M.Hum, selaku Wakil Dekan FTIK IUQI Bogor. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya transformasi kurikulum agar lebih adaptif terhadap tantangan zaman. Ia menyampaikan bahwa kurikulum OBE tidak hanya menuntut mahasiswa menguasai pengetahuan, tetapi juga menekankan kompetensi, soft skills, dan kemampuan berkolaborasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen dari berbagai program studi di lingkungan FTIK IUQI, yaitu Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), dan Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI). Para dosen mengikuti sesi pemaparan materi secara interaktif, disertai diskusi mengenai dinamika implementasi OBE dan langkah teknis penyusunan kurikulum di tingkat program studi.
Selama workshop, Singgih Kuswardono memberikan penjelasan rinci mengenai pentingnya kurikulum yang mampu menghasilkan lulusan unggul dan kompetitif. Ia juga menekankan bahwa penyusunan kurikulum OBE tidak dapat dilakukan secara parsial. Seluruh elemen pembelajaran harus selaras—mulai dari profil lulusan, CPL, bahan kajian, metode pembelajaran, hingga asesmen. Integrasi inilah yang menjadi kunci keberhasilan perguruan tinggi dalam menghadapi akreditasi maupun kompetisi global.
Workshop Penyusunan Kurikulum OBE FTIK IUQI Bogor ini juga menjadi wahana kolaborasi antar-dosen untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen dalam melaksanakan kurikulum baru. Para peserta terlibat aktif dalam penyusunan draft awal kurikulum OBE yang nantinya akan disempurnakan pada tahap berikutnya di tingkat fakultas maupun universitas.
FTIK IUQI Bogor menargetkan bahwa kurikulum OBE tahun akademik 2025/2026 tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi mampu diterapkan secara nyata di kelas melalui perangkat pembelajaran seperti RPS, modul ajar, media pembelajaran, hingga instrumen asesmen yang relevan dan terukur. Dengan demikian, proses pembelajaran di FTIK IUQI diharapkan semakin berkualitas, berdaya saing, dan memberikan dampak langsung bagi perkembangan kompetensi mahasiswa.
Kegiatan workshop ini berlangsung lancar, produktif, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Workshop Penyusunan Kurikulum OBE FTIK IUQI Bogor menjadi langkah strategis menuju peningkatan kualitas akademik sekaligus penguatan posisi IUQI sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen terhadap mutu dan inovasi.
Komentar Terbaru