Bogor — Komitmen nyata dalam dunia pendidikan dan pengabdian masyarakat kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Universitas Islam Bogor. Melalui sebuah seremoni yang penuh kehangatan, mereka resmi menggelar Grand Opening Madrasah Al-Aamah pada Jumat (15/5/2026).
Menariknya, aksi sosial kali ini tidak berjalan sendiri. Mahasiswa PBA turut menggandeng UKM Pusling (Perpustakaan Keliling) untuk berkolaborasi langsung dalam memeriahkan dan menyukseskan jalannya acara.
Bertempat di Pondok Pesantren Nurul Amanah Lil Qur’an (NALQ), Kp. Kalong Sawah, Desa Kalong Sawah, acara ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga dan santri setempat.
With membawa tema besar “Mahasiswa Mengabdi, Bahasa Arab Membumi”, Madrasah Al-Aamah diinisiasi untuk menjadi ruang belajar yang inklusif dan dekat dengan masyarakat. Sinergi bersama UKM Pusling ini semakin memperkuat misi untuk menghadirkan ruang pengembangan pendidikan yang terbuka, menyenangkan, edukatif, serta mudah dipahami oleh berbagai kalangan.
Langkah awal pengabdian dan kolaborasi antarlini ini mendapat apresiasi serta dukungan penuh dari berbagai pihak.

Baca Juga Dari Kampus untuk Masyarakat: Grand Opening Madrasah Al-Aamah Resmi Hadir Membumikan Bahasa Arab
Dalam pidato sambutannya, Ketua HIMMPRO PBA, M. Fazbahadef Billah, menegaskan bahwa Madrasah Al-Aamah dirancang untuk melampaui fungsi ruang kelas biasa.
“Kami berharap kehadiran madrasah ini tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi pemantik motivasi bagi masyarakat dan generasi muda untuk terus bertumbuh, berani berkembang, hingga mampu mencapai hal-hal yang lebih besar di masa depan. Lebih dari itu, kami ingin memupuk rasa cinta masyarakat terhadap bahasa Arab,” ujar Fazbahadef.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pelaksana Kegiatan, Fahmiludin Sunarya, menjelaskan bahwa pendirian Madrasah Al-Aamah beserta kolaborasi yang dihadirkan adalah bukti konkret dari dedikasi mahasiswa. Program ini dirancang sebagai bentuk pengabdian yang sifatnya berkelanjutan melalui pendidikan yang menyentuh masyarakat secara langsung.
Rangkaian acara grand opening berjalan dengan lancar, khidmat, sekaligus meriah. Mulai dari sesi pembukaan, penyampaian sambutan, pengenalan program kerja madrasah, hingga kehadiran aktivitas literasi dari UKM Pusling, semuanya diikuti warga dengan penuh perhatian. Keceriaan dan semangat yang ditunjukkan oleh anak-anak serta santri setempat menjadi sinyal kuat bahwa program kolaboratif ini diterima dengan tangan terbuka dan harapan besar.
Melalui peresmian Madrasah Al-Aamah, sinergi yang kuat diharapkan dapat terjalin erat antara mahasiswa, UKM Pusling, pihak pesantren, dan warga sekitar. Madrasah Al-Aamah kini siap berdiri berdampingan dengan masyarakat—bukan hanya untuk mengajar, tetapi untuk tumbuh dan melangkah bersama menuju masa depan yang lebih cerah.
Komentar Terbaru